Intelegensia Muslim dan Kuasa, Karya Yudi Latif

PENGANTAR PROF. JAMES J. FOX

Inteligensia Muslim dan Kuasa: Geneologi Inteligensia Muslim Indonesia Abad ke-20, karya Yudi Latif, merupakan sebuah studi dengan lingkup dan signifikansi yang luas dan penting. Studi sejenis ini tak ada bandingannya dalam kelimpahan khazanah literatur tentang Indonesia. Dengan mempertimbangkan cakupan yang luas dan argumen historis yang kritis, buku ini harus menjadi bacaan wajib dalam upaya memahami masyarakat Indonesia
dan perkembangan politiknya terkini.

Sebagai sebuah kajian sosiologis yang fundamental, buku ini mendefinisikan dan menemukan subjeknya sendiri. Fokusnya adalah pada “inteligensia” Muslim Indonesia. Argumennya adalah bahwa “stratum” masyarakat ini—yang jarang diidentifikasi seperti itu oleh para penulis lain—telah menyediakan wacana Islam kritis dalam ruang publik yang memungkinkan Muslim untuk mendefinisikan diri mereka sendiri dan memberikan arah kepada bangsa Indonesia. Kajian ini menawarkan sebuah persepsi baru terhadap sejarah Indonesia, dengan memperhitungkan baik
sentralitas ide maupun peran figur-figur kunci di Indonesia yang telah menghidupkan diskursus intelektual yang berlangsung.

Sebagai sebuah kajian tentang sejarah intelektual, buku ini bertitik tolak dari abad ke-19, memotret konteks kolonial yang di dalamnya individu-individu intelektual Muslim mendapatkan pendidikan dan menciptakan ruang aktualisasi bagi diri mereka sendiri di tengah masyarakat kolonial. Pembahasan kemudian bergerak ke abad ke-20 dengan kemunculan “inteligensia” dan pelbagai pergulatannya dalam mencari pengakuan dan otoritas
politik. Dalam memberikan hal itu, buku ini memetakan peralihan antargenerasi yang identifikasi populernya, di setiap periode, memberikan pengertian tentang keterlibatan historis dari horizon intelektual mereka. Dari kaoem moeda, bangsawan pikiran, pemoeda peladjar hingga sarjana dan cendekiawan Muslim Indonesia dari generasi ke generasi bergumul dengan persoalan bagaimana menentukan posisi mereka di tengah arena nasional dan merespons isu-isu penting di dunia Muslim.

Secara khusus harus diakui bahwa buku ini pada dirinya sendiri merupakan suatu keterlibatan dengan wacana yang dikajinya. Apa-apa yang dikajinya mencerminkan keterlibatan yang itens dari penulisnya, karena Dr. Latif sendiri adalah seorang intelektual yang terlibat (engaged intellectual). Konsep-konsep analitis kritis yang dipakai dalam buku ini diambil dari ide-ide Mannheim, Gramsci, Foucault, dan Habermas untuk menyebut beberapa sumber inspirasinya. Penulis memodifikasi dan menyesuaikan gagasan-gagasan ini ke dalam kerangka analitisnya sendiri guna menghadirkan sebuah persepsi yang koheren atas masa lalu bangsa Indonesia. Buku ini, dengan demikian, melengkapi khazanah studi-studi klasik tentang Indonesia oleh beberapa penulis, seperti Benda, Feith, Legge, dan McVey.

Diskursus intelektual Muslim di Indonesia dan kaitan-eratnya dengan diskursus global yang lebih luas kini harus diakui keberadaannya. Dengan mempertimbangkan fondasi-fondasi dari diskursus publik dan melacak perkembangannya dari abad ke-20 hingga sekarang, buku ini menjadi kunci penting bagi diskusi mutakhir tentang peran Islam pada abad ke-21. Lebih dari sekedar tinjauan atas masa lalu, buku ini merupakan titik tolak untuk memikirkan masa depan.[]

Buku dapat diunduh melalui tautan ini: klik di sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s